Cara Membuat Aquaponik dengan Model Simple Tapi Menarik

Apakah Anda tahu kini sistem tanam aquaponik sedang booming di Indonesia. Cara membuat aquaponik memang sangat mudah namun perlu kejelian untuk membuat sistem berkebun ini berhasil. Aquaponik sendiri merupakan perpaduan antara akuakultur dan hidroponik. Cara yang satu ini terbilang cukup efektif bagi Anda yang ingin melakukan usaha peternakan khususnya dalam budi daya ikan dan juga perkebunan sederhana.

Bagaimana cara membuat Aquaponik sederhana?

cara-membuat-aquaponic

 

1 ) Persiapan

Sebelum membahas mengenai cara membuat aquaponik sederhana dengan model simpel dan menarik, Anda harus menyiapkan dahulu bahan-bahan yang dibutuhkan. Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu seperti:

  1. Kolam ikan. Dalam aquaponik, tentu kolam ikan menjadi hal yang wajib yang harus ada. Bagi Anda yang masih pemula cukup gunakan kolam ikan kecil. Namun, Anda juga bisa menggunakan kelam dari beton, fiber, maupun dari bak plastik. Untuk ikannya sendiri, Anda bisa menggunakan ikan apa saja.
  2. Wadah untuk media tanam. Hal lain yang juga dibutuhkan dalam cara membuat aquaponik adalah wadah untuk media tanam. Untuk media tanamnya, Anda bisa menggunakan wadah untuk hidroponik biasa.
  3. Pompa air. Benda lain yang juga penting dalam aquaponik adalah pompa air. Pompa air yang digunakan bisa disesuaikan dengan ukuran kolam yang digunakan.
  4. Pipa. Setiap model dari aquaponik mulai dari yang sederhana sampai yang paling rumit tidak akan pernah lepas dari pipa. Pipa-pipa tersebut nantinya digunakan untuk mengalirkan air dari kolam ke wadah tanam dan sebaliknya. Untuk jenis pipanya yang digunakan seperti verlop sock, verlop ring, L sock, T sock, oversock, kran air, dan sock biasa.

2 ) Langkah-langkah pembuatan aquaponik dengan model simpel

  1. Langkah pertama dalam cara membuat aquaponik adalah dengan melubangi wadah atau media tanam di bagian bawahnya dan bagian sampingnya. Kemudian pasang verlop ring pada lubang-lubang tersebut untuk tempat kran. Verlop ring dan cerlop sock nantinya akan berfungsi untuk mengatur tinggi air pada media tanam dan sebagai pembuangan jika air yang ada dalam media tanam terlalu banyak.
  2. Siapkan media tanam berupa growbed dan letakkan tanaman pada growbed yang sudah disiapkan tersebut. Tanaman tersebut akan lebih baik jika di semai di tanah kemudian saat sudah siap baru diletakkan di media tanam pada sistem aquaponik.
  3. Selanjutnya, atur posisi wadah media tanam tersebut sedemikian rupa sesuai dengan model yang diinginkan. Salah satu contohnya, Anda bisa meletakkan wadah tersebut di atas kolam ikan yang sebelumnya sudah disiapkan. Selanjutnya, alirkan air yang ada di kolam ikan menuju wadah media tanam melaui bantuan pompa air yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Jangan lupa untuk sering melihat dan mengecek aquaponik tersebut agar air yang ditampung pada wadah media tanam tidak terlalu banyak.

Kedua cara di atas adalah tahapan-tahapan yang harus Anda siapkan dan lakukan saat akan membuat aquaponik. Sistem aquaponik memang sangat menguntungkan pasalnya Anda tidak perlu memberikan pupuk pada tanaman yang ditanam. Tanaman akan tetap memperoleh mineral dan zat lain dibutuhkan dari kotoran ikan. Sangat menguntungkan bukan? Sebagai timbal baliknya, air yang ada dalam kolam akan selalu terjaga kebersihannya karena secara tidak langsung disaring oleh tanaman yang ada di wadah atau growbed. Cara membuat aquaponik memang sedikit rumit dan membutuhkan kejelian dan ketelitian lebih agar tanaman dan juga ikannya bisa tumbuh dengan baik.